Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, yang bertindak sebagai Pembina Upacara,
Metronewsntt.com, Kupang– Sejarah baru tercipta di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua. Setelah dinantikan selama 26 tahun, Jambore Cabang (Jamcab) VI Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kupang tahun 2026 resmi dibuka pada Kamis (23/4/2026).
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, yang bertindak sebagai Pembina Upacara, secara resmi membuka kegiatan yang menjadi momentum besar kebangkitan gerakan kepanduan di Ibu Kota Provinsi NTT tersebut.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Serena mengungkapkan bahwa pelaksanaan jambore tingkat cabang di Kota Kupang terakhir kali digelar pada tahun 2000 silam. Setelah tidur panjang selama lebih dari dua dekade, kembalinya ajang ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan dirinya untuk menghidupkan kembali marwah Pramuka.
Ia menegaskan bahwa jambore bukan sekadar acara berkemah biasa, melainkan ruang pembinaan strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Sesuai dengan tema "Dari Perkemahan Kita Bangun Kota Kupang sebagai Rumah Besar Kita Bersama", lokasi Bumi Perkemahan Fatubena pun menjadi sorotan. Lahan seluas 6 hektare tersebut merupakan aset pemerintah yang kini dikhususkan sebagai pusat kegiatan kepramukaan, dengan pembagian proporsional yakni 3 hektare untuk area perkemahan dan 3 hektare sebagai kawasan konservasi. Kebijakan ini diambil agar pembangunan karakter generasi muda tetap berjalan selaras dengan kesadaran menjaga kelestarian alam.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk, yang turut hadir dalam upacara tersebut. Ia memuji langkah konkret Pemerintah Kota Kupang dalam menyediakan lahan representatif, sebuah kebijakan yang jarang ditemui di daerah lain.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk memberikan kemampuan terbaik mereka, karena ajang ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi 8 putra dan 8 putri terbaik yang akan mewakili Kota Kupang pada Jambore Daerah ke-10 pada Juli mendatang, di mana Kota Kupang kembali dipercaya menjadi tuan rumah.
Ketua Panitia Pelaksana, Dedy M. M. Ballo Wangge, melaporkan bahwa kegiatan yang berlangsung hingga 25 April ini diikuti oleh 430 peserta penggalang, didampingi 52 pembina, serta melibatkan puluhan panitia dan peninjau. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Anggota DPRD, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang Yanuar Dally,
Sementara Kwarcab Agustinus M. Manafe, hingga Ketua Kwarcab Terpilih Wildrian Ronald Otta, semakin mempertegas dukungan kolektif bagi masa depan Pramuka di Kota Kupang. Melalui momentum ini, setiap anggota Pramuka diharapkan mampu mengamalkan nilai Trisatya dan Dasa Dharma sebagai bekal menjadi pribadi yang adaptif dan inovatif di era modern.(mnt)